Membaca grafik

Dasar grafik candlestick: cara membaca OHLC, badan, dan sumbu

Apa yang ditunjukkan candlestick, bagaimana open, high, low, close membentuk badan dan sumbu, mengapa lilin berubah per timeframe, dan beda Heikin Ashi.

Oleh Tim redaksi Sky TradeDiperbarui 6 menit baca

Candlestick adalah ringkasan padat dari semua yang dilakukan harga selama satu periode: di mana harga mulai, seberapa jauh ia bergerak ke tiap arah, dan di mana ia berakhir. Begitu Anda bisa membaca satu lilin, grafik tidak lagi sekadar garis berliku, melainkan rangkaian cerita pendek tentang pembeli dan penjual.

Empat harga di balik setiap lilin

Setiap lilin dibangun dari empat angka, biasanya disingkat OHLC:

  • Open — harga pertama dalam periode tersebut.
  • High — harga tertinggi yang dicapai selama periode.
  • Low — harga terendah yang dicapai selama periode.
  • Close — harga terakhir dalam periode tersebut.

Semua hal lain yang Anda lihat digambar dari keempat nilai ini. Urutan terjadinya high dan low tidak tersimpan di dalam lilin — hal ini patut diingat, karena dua menit yang sangat berbeda bisa menghasilkan lilin yang identik.

Badan, sumbu, dan warna

Badan (body) adalah persegi panjang antara harga open dan close. Garis tipis di atas dan di bawahnya adalah sumbu (disebut juga bayangan atau ekor): sumbu atas membentang dari puncak badan sampai high, sumbu bawah dari dasar badan sampai low.

Warna menunjukkan arah. Pada kebanyakan grafik, lilin yang ditutup di atas harga open berwarna hijau (lilin bullish), sedangkan lilin yang ditutup di bawah open berwarna merah (bearish). Sebagian trader lebih suka putih dan hitam atau badan kosong dan terisi; logikanya tetap sama.

Apa yang diisyaratkan oleh proporsinya:

  • Badan panjang dengan sumbu pendek berarti harga bergerak tegas ke satu arah dan bertahan di sana sampai penutupan.
  • Badan kecil dengan sumbu panjang berarti harga menempuh jarak jauh tetapi berakhir dekat titik awalnya — tanda keraguan pasar. Versi ekstremnya, ketika open dan close hampir sama, adalah doji.
  • Sumbu atas yang panjang menunjukkan harga sempat didorong naik lalu ditolak; sumbu bawah yang panjang menunjukkan kebalikannya.

Kata kuncinya adalah "mengisyaratkan". Lilin menggambarkan apa yang sudah terjadi; lilin tidak memberi tahu apa yang akan terjadi berikutnya.

Contoh perhitungan

Bayangkan sebuah lilin satu menit pada EUR/USD. Menit itu dibuka di 1.08500. Harga mula-mula turun ke 1.08470, lalu menguat ke 1.08560, dan akhirnya berhenti di 1.08540 saat menit berakhir.

  • Open = 1.08500, High = 1.08560, Low = 1.08470, Close = 1.08540.
  • Close berada di atas open, jadi lilinnya hijau.
  • Badannya membentang dari 1.08500 sampai 1.08540, yaitu 4 pip.
  • Sumbu atas dari 1.08540 sampai 1.08560 (2 pip); sumbu bawah dari 1.08500 turun ke 1.08470 (3 pip).
  • Rentang total, high dikurangi low, adalah 9 pip.

Cara membacanya: pembeli memenangkan menit itu, tetapi tidak dengan mulus — penjual lebih dulu menekan harga 3 pip di bawah open, dan pembeli gagal mempertahankan titik tertinggi. Badan 4 pip dari rentang 9 pip adalah gerakan yang sedang, bukan dominan.

Satu periode, banyak lilin: timeframe

Aliran harga yang sama bisa dipotong menjadi periode dengan panjang berapa pun. Lima lilin satu menit bergabung menjadi satu lilin lima menit: open dari lilin pertama, close dari lilin terakhir, high tertinggi dan low terendah dari kelimanya. Itulah sebabnya lilin M5 yang tampak bersih dan kuat bisa menyembunyikan gerakan bolak-balik yang berantakan di dalamnya, dan lonjakan menakutkan di S5 mungkin tak terlihat sama sekali di M15.

Terminal Sky Trade menyediakan timeframe dari S5 (lima detik) sampai D1 (satu hari). Timeframe yang lebih rendah menampilkan lebih banyak detail dan lebih banyak noise; timeframe yang lebih tinggi lebih halus tetapi lebih lambat bereaksi. Tidak ada yang "paling benar" — keduanya hanyalah tingkat zoom berbeda dari gerakan yang sama.

Artinya untuk waktu kedaluwarsa yang pendek

Jika Anda membuka transaksi 30 detik, satu lilin M1 saja sudah mencakup dua kali masa hidup transaksi Anda, sehingga lilin itu hanya bisa menceritakan latar belakangnya. Di S5 atau S10 Anda melihat gerakan yang benar-benar menentukan transaksi semacam itu, tetapi lilinnya sangat kecil dan sebagian besar tampak acak. Kebiasaan yang masuk akal: lirik satu timeframe yang lebih tinggi untuk konteks, dan gunakan timeframe rendah hanya untuk menentukan waktu masuk.

Heikin Ashi: lilin yang dihaluskan

Heikin Ashi ("bar rata-rata" dalam bahasa Jepang) tampak seperti grafik candlestick, tetapi memakai nilai yang dimodifikasi:

  • Close HA = rata-rata open, high, low, dan close periode tersebut.
  • Open HA = titik tengah badan lilin HA sebelumnya.
  • High dan low HA = nilai tertinggi dan terendah dari high/low riil serta open/close HA.

Hasilnya adalah grafik yang lebih halus, tempat tren tampil sebagai deretan panjang lilin berwarna sama dengan sedikit sumbu di satu sisi. Konsekuensinya: lilin Heikin Ashi tidak menunjukkan harga riil. Close HA umumnya bukan harga yang benar-benar diperdagangkan saat periode berakhir, jadi jangan pernah membaca harga masuk atau level yang tepat darinya. Gunakan untuk menilai arah umum, lalu kembali ke lilin biasa untuk apa pun yang butuh ketepatan.

Kesalahan umum saat membaca lilin

  • Menilai lilin sebelum ditutup. Lilin yang tampak seperti bar hijau kuat dengan sisa 10 detik bisa berakhir sebagai doji. Timer lilin di pengaturan terminal membantu Anda melihat berapa lama waktu yang tersisa.
  • Membaca satu lilin secara terpisah. Sumbu bawah yang panjang punya arti berbeda di level support yang sudah teruji dibandingkan di tengah-tengah area tanpa level apa pun.
  • Menganggap warna sebagai ramalan. Tiga lilin hijau berturut-turut tidak membuat lilin keempat lebih mungkin hijau. Terutama pada instrumen OTC, harga dihasilkan oleh server Sky Trade dengan gerakan berikutnya yang tidak dapat diprediksi dan tidak mengikuti pasar riil mana pun, sehingga bentuk lilin di sana tidak membawa informasi tersembunyi tentang masa depan.
  • Membandingkan lilin antar-timeframe seolah setara. Lilin S15 yang "besar" bisa lebih kecil dalam pip dibandingkan lilin M5 rata-rata.

Sebelum mencari pola, berlatihlah menyebutkan empat harga dari beberapa lilin dengan suara keras. Jika Anda bisa membaca OHLC secara instan, semua hal lain menjadi lebih mudah.

Cara mengaturnya di terminal Sky Trade

Pilih Candles (atau Heikin Ashi, atau Bars) di pemilih jenis grafik di atas grafik, lalu pilih timeframe dari S5 sampai D1 di sebelahnya. Mengganti jenis grafik tidak pernah mengubah harga penyelesaian transaksi Anda — transaksi selalu ditentukan oleh harga aktual server saat kedaluwarsa.

Pandai membaca lilin tidak menghilangkan risiko: payout selalu di bawah 100% dari nominal transaksi, sehingga tingkat keberhasilan yang lumayan pun masih bisa merugi. Bertransaksilah hanya dengan uang yang sanggup Anda relakan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa arti OHLC pada grafik candlestick?

Open, High, Low, dan Close — harga pertama, tertinggi, terendah, dan terakhir dari periode yang dicakup sebuah lilin. Badan digambar antara open dan close, sedangkan sumbu menjangkau high dan low.

Apa arti sumbu pada sebuah lilin?

Sumbu menunjukkan seberapa jauh harga bergerak melampaui badan selama periode itu sebelum kembali. Sumbu yang panjang berarti harga sempat mengunjungi area tersebut, tetapi tidak bertahan di sana sampai penutupan.

Apakah lilin hijau selalu bullish?

Lilin hijau hanya berarti close berada di atas open pada periode itu. Lilin hijau tetap bisa menjadi bagian dari pasar yang sedang turun, dan tidak mengatakan apa pun yang pasti tentang lilin berikutnya.

Haruskah saya memakai Heikin Ashi alih-alih lilin biasa?

Heikin Ashi berguna untuk melihat arah umum dengan noise yang lebih sedikit, tetapi tidak menunjukkan harga yang benar-benar diperdagangkan. Banyak trader memakainya untuk konteks dan beralih ke lilin biasa untuk level yang tepat.

Timeframe apa yang sebaiknya dipakai pemula untuk membaca lilin?

Mulailah dengan M1 atau M5, tempat lilin lebih mudah dibaca, dan periksa satu timeframe yang lebih tinggi untuk konteks. Lihat panduan kami tentang timeframe untuk cara mencocokkannya dengan waktu kedaluwarsa Anda.

Lanjutkan belajar

Berlatih dulu, baru putuskan

Setiap akun Sky Trade dilengkapi saldo demo $10,000 dengan harga dan payout yang sama seperti akun riil. Buat akun atau baca cara kerja akun demo.