Momentum
Kecepatan dan ketahanan pergerakan harga — seberapa kuat harga sedang mendorong ke satu arah saat ini.
Momentum tidak hanya menggambarkan ke mana harga bergerak, tetapi seberapa kuat. Rangkaian candle besar yang ditutup dekat ujungnya menunjukkan momentum kuat; candle kecil yang saling tumpang-tindih menunjukkan momentum memudar.
Trader mengukurnya dengan dua cara. Secara visual, lewat ukuran candle dan pola seperti three white soldiers. Secara numerik, dengan osilator seperti Momentum, ROC, atau RSI, yang membandingkan harga saat ini dengan harga sebelumnya.
Ada dua kesalahan yang berlawanan dan sama-sama umum. Yang satu adalah mengejar: ikut masuk setelah lonjakan kuat dengan anggapan akan berlanjut, tepat saat tenaganya habis. Yang lain adalah melawan setiap pergerakan kuat karena “tampak terlalu jauh” — momentum kuat bisa bertahan jauh lebih lama dari yang terasa nyaman, dan juga bisa berhenti mendadak. Jalan tengah yang masuk akal adalah menganggap momentum yang melambat (candle mengecil, osilator mendatar, divergensi) sebagai peringatan, bukan sinyal pembalikan dengan sendirinya.
Pada instrumen OTC lonjakan momentum juga muncul, tetapi berasal dari generator acak, jadi pergerakan kuat tidak membuat kelanjutan lebih mungkin. Terminal Sky Trade menyediakan indikator Momentum. Lihat three white soldiers dan three black crows.
Momentum(10) pada EUR/USD menunjukkan +0,0040: harga 40 pip di atas posisinya 10 candle lalu. Jika pembacaan berikutnya turun ke +0,0020 sementara harga masih merayap naik, dorongannya melemah.